HUT ke 24 GOW, Handayani Ariza : Kita rayakan dengan sederhana dan kebersamaan. Kualitas Udara Memburuk, Siswa PAUD hingga SMP di Tanjungpinang Belajar Daring MTQ Nasional 2026, Lis Darmansyah Beri Dukungan Langsung untuk Qori-Qoriah Tanjungpinang BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun Anak Gang Naik Kelas: Inisiatif Di Kelas Pinggir Jakarta Menghimpun Solidaritas Lintas Komunitas Amsakar Dorong Percepatan Pembangunan Batam, Air Bersih hingga Infrastruktur Jadi Prioritas

Kepri

Dampingi Ketum Kadin Indonesia, Ansar Perkenalkan Pesona Sejarah dan Budaya Pulau Penyengat

badge-check


					Dampingi Ketum Kadin Indonesia, Ansar Perkenalkan Pesona Sejarah dan Budaya Pulau Penyengat Perbesar

Lantaknews.com. Dompak-Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mendampingi Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie mengunjungi Pulau Penyengat, Selasa (16/6).

Kunjungan tersebut menjadi momentum guna memperkenalkan salah satu ikon warisan budaya Melayu yang dimiliki Kepulauan Riau kepada kalangan dunia usaha nasional. Rangkaian kunjungan diawali dengan pelaksanaan salat Zuhur di Masjid Raya Sultan Riau yang terkenal dengan nilai sejarah dan keunikannya.

Usai beribadah, rombongan melanjutkan perjalanan dengan berziarah ke sejumlah makam tokoh penting Kesultanan Riau-Lingga sebelum mengakhiri kunjungan di Balai Adat Melayu Pulau Penyengat. Anindya Novyan Bakrie mengaku terkesan dengan kekayaan sejarah dan budaya yang dimiliki Pulau Penyengat. Menurutnya, kawasan tersebut merupakan salah satu warisan peradaban Melayu yang memiliki nilai penting bagi Indonesia.

“Pulau Penyengat menyimpan sejarah yang luar biasa. Kita bisa melihat bagaimana warisan budaya Melayu tetap terjaga dan menjadi identitas yang kuat bagi masyarakat Kepulauan Riau,” kata Anindya.

Ia juga menilai Pulau Penyengat memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya yang mampu menarik wisatawan dari berbagai daerah maupun mancanegara.

“Potensi wisata budaya di sini sangat besar. Jika terus dikembangkan dan dipromosikan dengan baik, Pulau Penyengat bisa menjadi destinasi unggulan yang dikenal lebih luas,” ungkapnya.

Anindya juga menegaskan dukungan Kadin Indonesia terhadap upaya pengembangan ekonomi berbasis budaya dan pariwisata yang melibatkan masyarakat setempat.

“Kadin siap mendukung kolaborasi yang mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur Ansar mengatakan kunjungan Ketua Umum Kadin Indonesia menjadi momentum yang baik untuk memperkenalkan kekayaan sejarah dan budaya Kepulauan Riau kepada kalangan dunia usaha nasional.

“Pulau Penyengat merupakan salah satu ikon sejarah dan kebudayaan Melayu yang menjadi kebanggaan masyarakat Kepulauan Riau. Kami ingin semakin banyak pihak mengenal dan mengapresiasi warisan berharga ini,” kata Ansar.

Ansar menambahkan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus berkomitmen melakukan pelestarian dan pengembangan kawasan Pulau Penyengat agar semakin menarik sebagai destinasi wisata budaya.

“Kami akan terus menjaga dan mengembangkan Pulau Penyengat agar tetap lestari sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui sektor pariwisata dan kebudayaan,” tutupnya.

Sumber: MC Kepri
Redaksi: Qanit MY

Baca Lainnya

Gubernur Ansar Dorong Percepatan Program Cek Kesehatan Gratis

11 September 2026 - 17:08 WIB

Kemenkes Dorong Percepatan Penemuan Kasus TBC di Kepulauan Riau, 10 Unit X-Ray Disiapkan untuk Perkuat Deteksi Dini

11 September 2026 - 17:00 WIB

Wamenkes II RI Tinjau Posyandu di Tanjungpinang, Sosialisasikan Program CKG bagi Lansia

11 September 2026 - 16:49 WIB

Dialog di RRI Tanjungpinang, Hendri Kurniadi Tekankan Pentingnya Literasi Digital Bagi Masyarakat

11 September 2026 - 15:14 WIB

Dewi Ansar: Fokus Posyandu Bukan Cuma Kesehatan, Tapi Mencakup 6 Standar Pelayanan Minimal

11 September 2026 - 15:10 WIB

Trending di Kepri