BP Batam Perkuat Promosi KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam di Medical Fair Asia 2026 Sekolah Owner: Strategi Pengusaha Muda Tatap Peluang Ekonomi Global Mulai 7 September 2026, Bank Pekreditan Rakyat Bestari Bertransformasi Menjadi PT. BPR Bestari (Perseroda) Gubernur Ansar Dorong Percepatan Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes Dorong Percepatan Penemuan Kasus TBC di Kepulauan Riau, 10 Unit X-Ray Disiapkan untuk Perkuat Deteksi Dini Wamenkes II RI Tinjau Posyandu di Tanjungpinang, Sosialisasikan Program CKG bagi Lansia

Internasional

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Dikabarkan Tak Sadarkan Diri, Dirawat di Qom Iran!

badge-check


					Foto: Iran’s new supreme leader, Mojtaba Khamenei, the second son of late Iran's Supreme Leader Ayatollah Ali Khamenei. Images generated by Gemini AI Perbesar

Foto: Iran’s new supreme leader, Mojtaba Khamenei, the second son of late Iran's Supreme Leader Ayatollah Ali Khamenei. Images generated by Gemini AI

LantakNews.Com. Taheran-Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, dilaporkan berada dalam kondisi tidak sadarkan diri dan tengah menjalani perawatan intensif di kota suci Qom. Informasi ini diungkap oleh laporan media Inggris The Times yang mengutip penilaian intelijen berdasarkan sumber diplomatik.

 

Menurut laporan tersebut, Mojtaba Khamenei mengalami kondisi medis serius sehingga tidak mampu menjalankan tugas pemerintahan maupun mengambil keputusan strategis. Memo diplomatik yang menjadi dasar laporan itu disebut berasal dari gabungan analisis intelijen Amerika Serikat dan Israel yang kemudian dibagikan kepada sekutu mereka di kawasan Teluk.

 

“Mojtaba Khamenei dirawat di Qom dalam kondisi parah dan tidak dapat terlibat dalam pengambilan keputusan rezim,” demikian kutipan isi memo yang dilaporkan The Times, Selasa (7/4/2026).

 

Laporan ini juga menjadi yang pertama kali mengungkap lokasi keberadaan Mojtaba secara publik sejak konflik bersenjata pecah pada akhir Februari lalu. Sebelumnya, ia diyakini mengalami luka dalam serangan awal yang terjadi pada 28 Februari.

 

Mojtaba Khamenei diketahui menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, yang dilaporkan tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel. Dalam dokumen yang sama, disebutkan bahwa jenazah Ali Khamenei tengah dipersiapkan untuk dimakamkan di Qom, yang merupakan salah satu kota paling suci dalam tradisi Islam Syiah.

 

Lebih lanjut, laporan tersebut mengungkap bahwa badan intelijen Amerika dan Israel diyakini telah mengetahui lokasi Mojtaba sejak beberapa waktu terakhir. Namun, hingga kini ia belum pernah tampil di hadapan publik sejak menjabat sebagai pemimpin tertinggi, meskipun sejumlah pernyataan resmi telah dikaitkan dengannya.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Iran terkait kondisi kesehatan Mojtaba Khamenei maupun situasi kepemimpinan terkini di negara tersebut.

 

Baca Lainnya

Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Berkomitmen

11 September 2026 - 09:42 WIB

Wako Lis Turun Salurkan Bantuan CPPD, Data Penerima Akan Diperbarui

10 September 2026 - 14:16 WIB

Gubernur Ansar Lantik Pejabat Eselon II dan III, Tekankan Integritas dan Kompetensi

10 September 2026 - 07:42 WIB

Batam Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi, Amsakar Terima Penghargaan

10 September 2026 - 02:01 WIB

Pemprov Kepri dan DPRD Tandatangani Nota Kesepakatan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026

8 September 2026 - 18:25 WIB

Trending di Kepri