BP Batam Pastikan Perbaikan Jalan Gajah Mada Hadirkan Jalan yang Lebih Berkualitas dan Nyaman, Pengguna Jalan Dihimbau Senantiasa Berhati-hati Investasi Batam Tumbuh 62,75 Persen, Ciptakan 40.943 Lapangan Kerja Pemprov Kepri Bangun Kanal Banjir di Kampung Purwodadi Bintan Timur Kepala Kantor Imigrasi Belakang Padang Hadiri Serah Terima Jabatan dan Pisah Sambut Kepala Rumah Detensi Imigrasi Pusat Tanjung Pinang Amsakar-Li Claudia Apresiasi Sinergi PLN Batam dan Altiva, Perkuat Ekosistem Data Center di Batam Tingkatkan Layanan Publik, Amsakar Resmikan Gedung Arsip dan Musala PN Batam

Dunia

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Dikabarkan Tak Sadarkan Diri, Dirawat di Qom Iran!

badge-check


					Foto: Iran’s new supreme leader, Mojtaba Khamenei, the second son of late Iran's Supreme Leader Ayatollah Ali Khamenei. Images generated by Gemini AI Perbesar

Foto: Iran’s new supreme leader, Mojtaba Khamenei, the second son of late Iran's Supreme Leader Ayatollah Ali Khamenei. Images generated by Gemini AI

LantakNews.Com. Taheran-Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, dilaporkan berada dalam kondisi tidak sadarkan diri dan tengah menjalani perawatan intensif di kota suci Qom. Informasi ini diungkap oleh laporan media Inggris The Times yang mengutip penilaian intelijen berdasarkan sumber diplomatik.

 

Menurut laporan tersebut, Mojtaba Khamenei mengalami kondisi medis serius sehingga tidak mampu menjalankan tugas pemerintahan maupun mengambil keputusan strategis. Memo diplomatik yang menjadi dasar laporan itu disebut berasal dari gabungan analisis intelijen Amerika Serikat dan Israel yang kemudian dibagikan kepada sekutu mereka di kawasan Teluk.

 

“Mojtaba Khamenei dirawat di Qom dalam kondisi parah dan tidak dapat terlibat dalam pengambilan keputusan rezim,” demikian kutipan isi memo yang dilaporkan The Times, Selasa (7/4/2026).

 

Laporan ini juga menjadi yang pertama kali mengungkap lokasi keberadaan Mojtaba secara publik sejak konflik bersenjata pecah pada akhir Februari lalu. Sebelumnya, ia diyakini mengalami luka dalam serangan awal yang terjadi pada 28 Februari.

 

Mojtaba Khamenei diketahui menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, yang dilaporkan tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel. Dalam dokumen yang sama, disebutkan bahwa jenazah Ali Khamenei tengah dipersiapkan untuk dimakamkan di Qom, yang merupakan salah satu kota paling suci dalam tradisi Islam Syiah.

 

Lebih lanjut, laporan tersebut mengungkap bahwa badan intelijen Amerika dan Israel diyakini telah mengetahui lokasi Mojtaba sejak beberapa waktu terakhir. Namun, hingga kini ia belum pernah tampil di hadapan publik sejak menjabat sebagai pemimpin tertinggi, meskipun sejumlah pernyataan resmi telah dikaitkan dengannya.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Iran terkait kondisi kesehatan Mojtaba Khamenei maupun situasi kepemimpinan terkini di negara tersebut.

 

Baca Lainnya

Pemprov Kepri Bangun Kanal Banjir di Kampung Purwodadi Bintan Timur

28 Juli 2026 - 14:38 WIB

Harlah ke-62 PII Wati, Melisa: Tumbuh Berdaya, Merawat Diri, Menginspirasi Negeri

26 Juli 2026 - 15:34 WIB

Dari Yordania hingga Oman: Iran Sapu Bersih Instalasi Militer AS di Teluk

14 Juli 2026 - 05:48 WIB

Perwakilan Putra-Putri Terbaik Kepri Siap Harumkan Daerah di Paskibraka Nasional 2026

13 Juli 2026 - 07:19 WIB

Rudi Margono Resmi Jadi Plt Jampidsus, Ini Latar Belakangnya

12 Juli 2026 - 03:57 WIB

Trending di Nasional