Sumpah Pemuda dari Mata Perempuan: Merawat Indonesia Melalui Keberanian dan Kepedulian Wali Kota Lis: Semangat Sumpah Pemuda Harus Tercermin dalam Tindakan Nyata Sukses Prestasi dan Sukses Tuan Rumah, Wali Kota Lis Lepas Kontingen Porprov Kepri VI 2026 Amsakar Luncurkan DUKSTAR, Pelayanan Kependudukan Lebih Dekat ke Warga Peringati Sumpah Pemuda 2026, Dorong Generasi Muda Berkarakter dan Peduli Bertepatan dengan Hari Bakti ke-55, Kepala BP Batam Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026

Dunia

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Dikabarkan Tak Sadarkan Diri, Dirawat di Qom Iran!

badge-check


					Foto: Iran’s new supreme leader, Mojtaba Khamenei, the second son of late Iran's Supreme Leader Ayatollah Ali Khamenei. Images generated by Gemini AI Perbesar

Foto: Iran’s new supreme leader, Mojtaba Khamenei, the second son of late Iran's Supreme Leader Ayatollah Ali Khamenei. Images generated by Gemini AI

LantakNews.Com. Taheran-Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, dilaporkan berada dalam kondisi tidak sadarkan diri dan tengah menjalani perawatan intensif di kota suci Qom. Informasi ini diungkap oleh laporan media Inggris The Times yang mengutip penilaian intelijen berdasarkan sumber diplomatik.

 

Menurut laporan tersebut, Mojtaba Khamenei mengalami kondisi medis serius sehingga tidak mampu menjalankan tugas pemerintahan maupun mengambil keputusan strategis. Memo diplomatik yang menjadi dasar laporan itu disebut berasal dari gabungan analisis intelijen Amerika Serikat dan Israel yang kemudian dibagikan kepada sekutu mereka di kawasan Teluk.

 

“Mojtaba Khamenei dirawat di Qom dalam kondisi parah dan tidak dapat terlibat dalam pengambilan keputusan rezim,” demikian kutipan isi memo yang dilaporkan The Times, Selasa (7/4/2026).

 

Laporan ini juga menjadi yang pertama kali mengungkap lokasi keberadaan Mojtaba secara publik sejak konflik bersenjata pecah pada akhir Februari lalu. Sebelumnya, ia diyakini mengalami luka dalam serangan awal yang terjadi pada 28 Februari.

 

Mojtaba Khamenei diketahui menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, yang dilaporkan tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel. Dalam dokumen yang sama, disebutkan bahwa jenazah Ali Khamenei tengah dipersiapkan untuk dimakamkan di Qom, yang merupakan salah satu kota paling suci dalam tradisi Islam Syiah.

 

Lebih lanjut, laporan tersebut mengungkap bahwa badan intelijen Amerika dan Israel diyakini telah mengetahui lokasi Mojtaba sejak beberapa waktu terakhir. Namun, hingga kini ia belum pernah tampil di hadapan publik sejak menjabat sebagai pemimpin tertinggi, meskipun sejumlah pernyataan resmi telah dikaitkan dengannya.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Iran terkait kondisi kesehatan Mojtaba Khamenei maupun situasi kepemimpinan terkini di negara tersebut.

 

Baca Lainnya

AS Tambah Kekuatan Militer di Timur Tengah, Jumlah Kapal Perang Puluhan

22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Anggota Parlemen Malaysia Kalam Salan Sampaikan Pesan Berbahasa Jawa kepada Prabowo soal Kabut Asap Karhutla

22 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Amsakar Minta Camat dan Lurah Aktif Turun ke Lapangan, Serap Aspirasi Warga

17 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Anies Baswedan Terima Freedom of the City of London, Setara Winston Churchill

17 Oktober 2026 - 02:24 WIB

Kemenag Buka Bantuan Masjid Rp50 Juta dan Musala Rp35 Juta, Cek Syaratnya

15 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Trending di Nasional