Aktif Di BRICS, Ketua Umum PB PII AMSAL : Langkahnya Presiden Probowo Tepat dan Strategis KETUM LAM BATAM MINTA SEMUA PIHAK UNTUK DAPAT MENAHAN DIRI DAN MENJAGA BATAM TETAP AMAN, DAMAI DAN KONDUSIF Jihan Abdullah Terpilih Menjadi Ketua Umum DPP Hima Kosgoro1957 pada Mubeslub HIMA Kosgoro1957 yang diselenggarakan oleh PPK Kosgoro1957 Amsakar: Mahasiswa UNIBA Harus Kritis dan Adaptif serta Unggul di Era Digital Bersama TP-PKK Batam, Amsakar Serahkan Bantuan Sarana Perikanan dan Tekankan Pemberdayaan Masyarakat Kendalikan Inflasi, Pemko Batam Gelar Operasi Pasar Murah di Enam Lokasi

Kepri

Diskominfo Kepri Gelar Forum Konsultasi Publik, Perkuat Layanan Informasi yang Transparan dan Partisipatif

badge-check


					Diskominfo Kepri Gelar Forum Konsultasi Publik, Perkuat Layanan Informasi yang Transparan dan Partisipatif Perbesar

Lantaknews.com. Dompak-Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kepulauan Riau terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang transparan, partisipatif, dan akuntabel. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026 bertema “Diskominfo Mendengar, Melayani Hak Anda untuk Tahu oleh PPID Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau” yang dibuka Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Riau, Hendri Kurniadi, di Ruang Rapat Lantai III Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Kamis (6/8).

Forum ini menjadi ruang dialog antara pemerintah dan para pemangku kepentingan untuk mengevaluasi sekaligus menyempurnakan Standar Pelayanan Publik, khususnya pada layanan Pengelolaan dan Layanan Informasi Publik melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).

Melalui forum tersebut, Diskominfo Kepri membuka ruang komunikasi dua arah dengan para pengguna layanan guna menghimpun masukan, kritik, dan saran sebagai dasar penyempurnaan standar pelayanan. Seluruh hasil pembahasan akan dituangkan dalam berita acara dan menjadi rencana aksi perbaikan pelayanan yang dilaporkan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Hendri Kurniadi mengatakan Forum Konsultasi Publik memiliki peran strategis dalam membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah dan masyarakat.

“Melalui forum ini, pemerintah tidak hanya menyampaikan kebijakan dan standar pelayanan yang telah disusun, tetapi juga mendengarkan masukan, kritik, serta harapan masyarakat sebagai dasar untuk terus melakukan perbaikan pelayanan publik,” ujarnya.

Menurut Hendri, kualitas pelayanan publik merupakan cerminan kinerja pemerintah. Keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan tidak hanya diukur dari banyaknya program yang dijalankan, tetapi juga dari pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Ia menjelaskan, layanan informasi publik memegang peranan penting dalam menjamin hak masyarakat memperoleh informasi yang cepat, mudah, tepat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, setiap layanan harus memiliki standar yang jelas, mulai dari persyaratan, prosedur, jangka waktu penyelesaian, biaya, produk layanan, mekanisme pengaduan hingga evaluasi kepuasan masyarakat.

“Standar pelayanan publik bukan sekadar dokumen administratif, tetapi merupakan komitmen pemerintah dalam memberikan kepastian pelayanan kepada masyarakat. Dengan adanya standar pelayanan, masyarakat mengetahui hak yang akan diterima, sementara penyelenggara memiliki pedoman yang jelas dalam memberikan pelayanan secara profesional, akuntabel, dan berintegritas,” katanya.

Hendri berharap Forum Konsultasi Publik mampu melahirkan berbagai rekomendasi konstruktif untuk menyempurnakan Standar Pelayanan Publik Bidang Pengelolaan dan Layanan Informasi Publik agar semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, perkembangan teknologi, dan tuntutan pelayanan publik yang terus berkembang.

Ia juga mengajak seluruh perangkat daerah, khususnya jajaran Diskominfo dan PPID, untuk terus meningkatkan kualitas layanan informasi publik melalui optimalisasi teknologi informasi, penyediaan informasi yang akurat dan mudah diakses, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta pelayanan yang responsif terhadap aspirasi masyarakat.

“Pelayanan publik yang prima hanya dapat terwujud apabila pemerintah mampu membangun budaya kerja yang berorientasi pada kepuasan masyarakat. Jadikan setiap masukan sebagai motivasi untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan,” tegasnya.

Forum Konsultasi Publik Tahun 2026 diikuti oleh perwakilan masyarakat, akademisi, organisasi kemasyarakatan, media massa, pengguna layanan Diskominfo, perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, serta jajaran pejabat dan pelaksana layanan Diskominfo Kepri.

Melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berharap pelayanan informasi publik semakin transparan, akuntabel, berkualitas, dan mampu memenuhi hak masyarakat atas informasi sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan.

Sumber: MC Kepri
Editor  : Redaksi

Baca Lainnya

Gubernur Ansar Dorong Percepatan Program Cek Kesehatan Gratis

11 September 2026 - 17:08 WIB

Kemenkes Dorong Percepatan Penemuan Kasus TBC di Kepulauan Riau, 10 Unit X-Ray Disiapkan untuk Perkuat Deteksi Dini

11 September 2026 - 17:00 WIB

Wamenkes II RI Tinjau Posyandu di Tanjungpinang, Sosialisasikan Program CKG bagi Lansia

11 September 2026 - 16:49 WIB

Dialog di RRI Tanjungpinang, Hendri Kurniadi Tekankan Pentingnya Literasi Digital Bagi Masyarakat

11 September 2026 - 15:14 WIB

Dewi Ansar: Fokus Posyandu Bukan Cuma Kesehatan, Tapi Mencakup 6 Standar Pelayanan Minimal

11 September 2026 - 15:10 WIB

Trending di Kepri