MK Wajibkan Anggaran MBG Dipisahkan dari Dana Pendidikan Mulai APBN 2028 Pemko Tanjungpinang Percepat Penyerahan Aset PSU Perumahan Bersama BPN YBM BRILiaN dan LKC Dompet Dhuafa Aceh Perkuat Keberlanjutan Program Bidan untuk Negeri, Tingkatkan Layanan Kesehatan Masyarakat Sabang Amsakar Lantik Panglima Sambang Kota Batam, Ajak Organisasi Adat Perkuat Persatuan Erlita Amsakar Tekankan Literasi Digital dalam Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Sagulung Peringati Hari Lahir ke-62, Ketua PII Wati: Teguhkan Semangat Perempuan Berdaya dan Berkarya

Kepri

Sarasehan Doktor KAHMI Kepri Dorong Penguatan Riset Sejalan dengan Pembangunan Monumen Bahasa

badge-check


					Sarasehan Doktor KAHMI Kepri Dorong Penguatan Riset Sejalan dengan Pembangunan Monumen Bahasa Perbesar

Lantaknews.com. Tanjungpinang-Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Provinsi Kepulauan Riau akan menggelar Sarasehan Doktor dengan mengangkat isu strategis pembangunan kebudayaan Melayu. Salah satu topik utama yang akan dibahas adalah pentingnya menyeimbangkan pembangunan Monumen Bahasa di Pulau Penyengat dengan penguatan riset, penelitian, dan publikasi ilmiah.

​Ketua KAHMI Provinsi Kepulauan Riau, Dr. Suryadi, mengatakan pembangunan Monumen Bahasa merupakan langkah strategis dalam memperkuat identitas Kepulauan Riau sebagai tanah kelahiran bahasa Indonesia. Namun, menurutnya, pembangunan fisik harus diiringi dengan pembangunan ekosistem ilmu pengetahuan.

​”Kami mendukung pembangunan Monumen Bahasa sebagai simbol penghormatan terhadap jasa Raja Ali Haji dan Pulau Penyengat. Namun, pembangunan kebudayaan tidak boleh berhenti pada bangunan fisik. Harus ada investasi yang berkelanjutan untuk riset, penelitian, dan publikasi ilmiah agar warisan intelektual Raja Ali Haji terus hidup dan berkembang,” ujar Dr. Suryadi.

​Senada dengan itu, Dr. Hos Arie Sibarani, Founder dan Executive Director Raja Ali Haji Research Network, menilai pembangunan Monumen Bahasa akan memiliki dampak yang lebih besar apabila diikuti dengan kebijakan yang mendukung lahirnya penelitian dan publikasi ilmiah secara berkelanjutan.

​Menurutnya, Raja Ali Haji bukan hanya tokoh sejarah atau pahlawan bahasa, melainkan seorang pemikir besar yang gagasan-gagasannya masih sangat relevan untuk dikaji dalam bidang bahasa, sastra, hukum, pemerintahan, etika, hingga konstitusionalisme.

​”Monumen adalah simbol penghormatan, tetapi riset adalah cara menghidupkan warisan intelektual. Jangan sampai kita menghabiskan lebih dari seratus miliar rupiah untuk membangun monumen, sementara dukungan terhadap penelitian, publikasi ilmiah, penerjemahan karya Raja Ali Haji, dan pengembangan pusat kajian masih sangat terbatas. Investasi pada ilmu pengetahuan akan memberikan manfaat yang jauh lebih panjang dibandingkan investasi pada bangunan semata,” kata Dr. Hos Arie Sibarani.

​Ia mengusulkan agar Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mengalokasikan anggaran khusus untuk:

​Hibah penelitian

​Publikasi di jurnal nasional dan internasional

​Digitalisasi manuskrip Melayu

​Penerjemahan karya Raja Ali Haji ke berbagai bahasa dunia

​Penyelenggaraan konferensi ilmiah internasional secara rutin

​Menurutnya, langkah tersebut akan memperkuat posisi Pulau Penyengat bukan hanya sebagai destinasi wisata sejarah, tetapi juga sebagai pusat kajian dunia Melayu dan pemikiran Raja Ali Haji yang diakui secara internasional.

​Sarasehan Doktor KAHMI Kepri diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis bagi Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam menyusun kebijakan kebudayaan yang lebih komprehensif. Dengan demikian, pembangunan Monumen Bahasa tidak hanya menjadi investasi pada aspek fisik, tetapi juga menjadi momentum memperkuat tradisi riset, publikasi, dan pengembangan ilmu pengetahuan berbasis warisan intelektual Raja Ali Haji.

​”Peradaban besar tidak hanya dikenang melalui monumen yang megah, tetapi juga melalui gagasan yang terus diteliti, ditulis, dan diajarkan kepada dunia,” tutup Dr. Hos Arie Sibarani.

Baca Lainnya

43 OPD Pemprov Kepri Rampungkan Bimtek e-Monev KIP 2026, Komitmen Pimpinan Kunci Utama Capaian Predikat Informatif

31 Juli 2026 - 04:11 WIB

Ranperda Pertanggungjawaban APBD Provinsi Kepri TA 2025 Disahkan Menjadi Perda

29 Juli 2026 - 16:21 WIB

Pemprov Kepri Bangun Kanal Banjir di Kampung Purwodadi Bintan Timur

28 Juli 2026 - 14:38 WIB

Pemprov Kepri Bangun 2 SMK Baru di Kota Batam, Gubernur Ansar Lakukan Peletakan Batu Pertama

13 Juli 2026 - 09:24 WIB

Perwakilan Putra-Putri Terbaik Kepri Siap Harumkan Daerah di Paskibraka Nasional 2026

13 Juli 2026 - 07:19 WIB

Trending di Kepri