Generasi Merdeka Hadir di Tengah Warga Cilegon,Erupsi Anak Gunung Krakatau Bagikan Masker dan Nasi Kotak, Hadir Jumat Berkah Musancab PKB Brebes: Meneguhkan Kemenangan Politik Tahun 2029 HIMASAL Brebes dalam Tarikan Nafas Khidmat Masyayekh Lirboyo Mengenal Prof Dr Suwendi Sang Pejuang Pendidikan Keagamaan di Nusantara. Buka Mubes PK NTT Batam, Amsakar Tekankan Keberagaman Harus Jadi Kekuatan Komisaris PT Pertamina Arun Gas (PAG) Dukung PKRM PRIMA DMI Langsa 2026. Wanda Assyura: remaja masjid harus diberi ruang untuk berkreasi.

Internasional

Hungaria Berubah Arah: PM Baru Siap Tangkap Netanyahu

badge-check


					PM Hungaria Peter Magyar (Foto: AFP) Perbesar

PM Hungaria Peter Magyar (Foto: AFP)

Lantaknews.com. Hungaria-Perdana Menteri terpilih Hungaria Peter Magyar menyatakan komitmennya untuk menahan Perdana Menteri penjajah Israel Benjamin Netanyahu apabila yang bersangkutan menginjakkan kaki di wilayah negaranya. Sikap tersebut berkaitan dengan kewajiban Hungaria sebagai anggota Mahkamah Pidana Internasional (ICC).

Magyar menegaskan bahwa pemerintahannya akan tetap mempertahankan keanggotaan Hungaria di ICC dan membatalkan langkah penarikan diri yang sebelumnya diinisiasi oleh pemerintahan terdahulu. Ia juga menilai bahwa setiap negara anggota memiliki tanggung jawab untuk menjalankan keputusan hukum yang telah ditetapkan oleh lembaga tersebut.

Pernyataan ini muncul seiring adanya surat perintah penangkapan dari ICC terhadap Netanyahu, yang dikeluarkan atas dugaan keterlibatan dalam kejahatan perang serta pelanggaran kemanusiaan terkait konflik di Gaza. Sebagai bagian dari komunitas negara anggota, Hungaria secara prinsip diwajibkan mematuhi keputusan tersebut.

Sebelumnya, di bawah kepemimpinan Viktor Orban, Hungaria mengambil langkah berbeda dengan tidak menindaklanjuti perintah penangkapan tersebut ketika Netanyahu berkunjung ke Budapest. Bahkan, pemerintah saat itu sempat mengumumkan rencana keluar dari ICC, yang secara tidak langsung memberikan perlindungan diplomatik terhadap Netanyahu.

Magyar, yang memenangkan pemilu dan dijadwalkan mulai menjabat pada awal Mei, menyampaikan bahwa kebijakan tersebut akan diubah. Ia menargetkan penghentian proses keluar dari ICC dan memastikan Hungaria tetap berada dalam kerangka hukum internasional.

Ketika dimintai tanggapan mengenai kemungkinan kunjungan Netanyahu di masa mendatang, Magyar memberikan pernyataan tegas

“Saya telah menjelaskan hal ini kepada Perdana Menteri Israel juga … pemerintah Tisza (partai yang dipimpin Magyar-red) memiliki niat kuat untuk menghentikan ini dan memastikan bahwa Hungaria akan tetap menjadi anggota ICC,” pungkasnya.

Ia kemudian menambahkan “Jika suatu negara adalah anggota ICC dan seseorang yang diburu oleh ICC memasuki wilayah kami, maka orang tersebut harus ditahan.” tambahnya.

Meski demikian, penerapan surat perintah ICC tidak selalu berjalan seragam di semua negara. Sejumlah negara lain memiliki pandangan berbeda terkait kewajiban tersebut, terutama ketika berhadapan dengan aturan internasional lain seperti kekebalan diplomatik.

 

Baca Lainnya

Kapal Induk AS Tinggalkan Thailand Usai Singgah Lima Hari

7 September 2026 - 05:16 WIB

Iran Balas Serangan AS di Selat Hormuz, 6 Kapal Jadi Sasaran

7 September 2026 - 00:42 WIB

Beda dengan Wapres AS, Trump Sebut Konflik Melawan Iran sebagai Perang

6 September 2026 - 01:02 WIB

Ancam Bunuh Presiden Marcos, Wapres Filipina Sara Bayar Jaminan Rp100 Juta Tak Ditahan

6 September 2026 - 00:42 WIB

Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah

9 Agustus 2026 - 14:24 WIB

Trending di Internasional