Panglima Lang Laut Suherman Jadi Tersangka Bentrokan Maut Setokok, Terancam 7 Tahun BP Batam Uji Sistem Subdrain di 18 Titik Rawan Genangan Batam Center Perangkat Daerah Pemprov Kepri Didorong Percepat Pengaduan melalui SP4N-LAPOR Gubernur Ansar Apresiasi Nurus Solichin, Emban Amanah Baru sebagai Kakanwil BPN Riau Kabut Asap Melanda Batam, Berikut Imbauan Pemerintah Ketum Generasi Merdeka,Pergantian Menkeu Jadi Momentum Perkuat Pengelolaan Keuangan Negara hingga Desa

Batam

Jaga Marwah Melayu, LAM Batam Kurasi Ketat Penamaan Jalan di Bengkong

badge-check


					Jaga Marwah Melayu, LAM Batam Kurasi Ketat Penamaan Jalan di Bengkong Perbesar

LantakNews.Com. Batam-Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam akhirnya mengambil langkah “savage” untuk membersihkan citra wilayah Bengkong dari sebutan-sebutan yang dianggap red flag secara budaya. Salah satu yang jadi incaran utama adalah penyebutan nama jalan atau simpang yang menggunakan kata “Pant*k,” istilah yang bagi masyarakat lokal punya konotasi sangat negatif dan kasar. Ketua Umum LAM Kota Batam, YM Dato’ Wira Setia Utama Raja Haji Muhammad Amin, menegaskan bahwa penggunaan nama yang tidak bermarwah ini sudah saatnya diakhiri karena jauh dari nilai kesopanan dan adab Melayu yang seharusnya menjadi identitas utama di Batam.

 

Langkah rebranding ini dilakukan biar wilayah Bengkong nggak cuma jadi bahan omongan karena istilah yang toxic, tapi bisa tampil lebih aesthetic secara budaya. Bagi LAM Batam, penamaan ruang publik itu adalah cerminan martabat sebuah daerah, sehingga penggunaan kata-kata yang mengandung unsur negatif harus segera dihapus dari memori masyarakat. Raja Amin ingin setiap sudut kota, termasuk di Bengkong, mencerminkan kesantunan dan keramahan khas Melayu, sehingga siapa pun yang melintas merasa di lingkungan yang positif dan edukatif.

 

Sebagai bukti keseriusannya, LAM Batam bakal memastikan setiap penamaan fasilitas publik ke depannya harus lewat jalur kurasi mereka agar tetap on track dengan nilai sejarah. Nggak cuma sekadar ganti nama di plang jalan, LAM juga berencana melakukan koordinasi digital agar istilah-istilah negatif tersebut hilang dari pencarian peta navigasi. Dengan mengganti sebutan kasar menjadi nama yang lebih terhormat, Bengkong diharapkan punya vibes baru yang lebih berwibawa dan bikin generasi muda bangga dengan identitas asli tanah Melayu yang penuh adab.

Baca Lainnya

Panglima Lang Laut Suherman Jadi Tersangka Bentrokan Maut Setokok, Terancam 7 Tahun

16 September 2026 - 05:17 WIB

BP Batam Uji Sistem Subdrain di 18 Titik Rawan Genangan Batam Center

16 September 2026 - 02:53 WIB

Kabut Asap Melanda Batam, Berikut Imbauan Pemerintah

16 September 2026 - 01:45 WIB

Polresta Barelang Ungkap Dua Perkara dalam Kericuhan Setokok, Kapolresta Ajak Masyarakat Jaga Batam Tetap Kondusif

15 September 2026 - 16:05 WIB

Amsakar Buka Peluang UMKM Batam Tembus Pasar Lebih Luas

15 September 2026 - 15:11 WIB

Trending di Batam