Resmi Dilantik, Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Habibi Mahabbah Tegaskan Komitmen Kawal Program Prioritas Pemerintah Honor RT RW Belum Bisa Naik, Pemkot Cilegon Dihadapkan pada Tekanan Fiskal di Awal Pemerintahan Amsakar Achmad Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Kepri 7,52 Persen, Batam Berkontribusi 66,63 Persen Gubernur Ansar Tinjau SPPG di Anambas, Pastikan Mutu dan Kualitas Gizi Makanan 3.100 Pelari Siap Ramaikan BTN Kepri MoonRun 2026, Budaya Lokal Jadi Daya Tarik Gubernur Ansar Agendakan Kunker ke Anambas, Tinjau SPPG dan Lokasi Pembangunan Sekolah Rakyat hingga Peresmian Pelantar HDPE

Batam

Jaga Marwah Melayu, LAM Batam Kurasi Ketat Penamaan Jalan di Bengkong

badge-check


					Jaga Marwah Melayu, LAM Batam Kurasi Ketat Penamaan Jalan di Bengkong Perbesar

LantakNews.Com. Batam-Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam akhirnya mengambil langkah “savage” untuk membersihkan citra wilayah Bengkong dari sebutan-sebutan yang dianggap red flag secara budaya. Salah satu yang jadi incaran utama adalah penyebutan nama jalan atau simpang yang menggunakan kata “Pant*k,” istilah yang bagi masyarakat lokal punya konotasi sangat negatif dan kasar. Ketua Umum LAM Kota Batam, YM Dato’ Wira Setia Utama Raja Haji Muhammad Amin, menegaskan bahwa penggunaan nama yang tidak bermarwah ini sudah saatnya diakhiri karena jauh dari nilai kesopanan dan adab Melayu yang seharusnya menjadi identitas utama di Batam.

 

Langkah rebranding ini dilakukan biar wilayah Bengkong nggak cuma jadi bahan omongan karena istilah yang toxic, tapi bisa tampil lebih aesthetic secara budaya. Bagi LAM Batam, penamaan ruang publik itu adalah cerminan martabat sebuah daerah, sehingga penggunaan kata-kata yang mengandung unsur negatif harus segera dihapus dari memori masyarakat. Raja Amin ingin setiap sudut kota, termasuk di Bengkong, mencerminkan kesantunan dan keramahan khas Melayu, sehingga siapa pun yang melintas merasa di lingkungan yang positif dan edukatif.

 

Sebagai bukti keseriusannya, LAM Batam bakal memastikan setiap penamaan fasilitas publik ke depannya harus lewat jalur kurasi mereka agar tetap on track dengan nilai sejarah. Nggak cuma sekadar ganti nama di plang jalan, LAM juga berencana melakukan koordinasi digital agar istilah-istilah negatif tersebut hilang dari pencarian peta navigasi. Dengan mengganti sebutan kasar menjadi nama yang lebih terhormat, Bengkong diharapkan punya vibes baru yang lebih berwibawa dan bikin generasi muda bangga dengan identitas asli tanah Melayu yang penuh adab.

Baca Lainnya

Amsakar Achmad Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Kepri 7,52 Persen, Batam Berkontribusi 66,63 Persen

7 November 2026 - 13:00 WIB

Buka Jambore PKK Batam 2026, Amsakar Ajak Kader Perkuat Soliditas dan Pemberdayaan Keluarga

7 November 2026 - 10:59 WIB

Pameran Pembangunan Batam, Amsakar Achmad Ajak Generasi Muda Melihat Kilas Balik Pembangunan Batam

7 November 2026 - 10:39 WIB

Pemko Batam Lindungi Data Pribadi dalam Layanan Publik Digital

7 November 2026 - 05:09 WIB

RSUD Embung Fatimah Batam Kembangkan LENTERA, Permudah Layanan Pendidikan dan Penelitian

6 November 2026 - 05:13 WIB

Trending di Batam