Menu

Mode Gelap
Terima Audiensi Gubernur Ansar, Wamen Giring Nyatakan Dukungan Pembangunan Museum dan Monumen Tugu Bahasa Investasi Batam Lampaui Target, Data Centre Jadi Jantung Baru Ekonomi Warga Sei Jang Tuntaskan Pemilihan RT 01 RW 04 Lewat Musyawarah Tanpa Voting Pertimbangkan Daya Saing Investasi, BP Batam Tunda Penyesuaian Tarif Peti Kemas Suplai Air di Taman Baloi hingga Sukajadi Terganggu, BP Batam Lakukan Perbaikan Darurat Kadis Kominfo Teguh: Banyak Aplikasi Tak Menjamin Layanan Publik Lebih Baik

Bintan

Pemkab Bintan Akan Bangun Sumur Bor untuk Tiga Wilayah Terdampak Kekeringan

badge-check


					Pemkab Bintan Akan Bangun Sumur Bor untuk Tiga Wilayah Terdampak Kekeringan Perbesar

LantakNews.Com. Bintan-Pemerintah Kabupaten Bintan terus bereaksi menghadapi kekeringan yang melanda lebih satu bulan ke belakang. Tak berhenti dengan aksi penyaluran air bersih kepada warga terdampak sebagai solusi jangka pendek, Pemkab Bintan juga tanggap mengevaluasi kondisi sebagai antisipasi jangka panjang.

 

“Prinsipnya solusi tercepat kita upayakan, minimal memenuhi kebutuhan air di masyarakat. Hari ini kita cek sumber air baku yang ada, kita petakan dulu langkah strategis yang bisa menjadi antisipasi kita untuk jangka panjang,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, Senin (30/03) saat meninjau SPAM IKK Seri Kuala Lobam di Sei Lepan.

 

Usai peninjauan, Sekda Ronny bersama unsur terkait menggelar rapat terbatas untuk merumuskan kebijakan strategis yang bisa diambil. Hasilnya, dalam waktu dekat akan dibangun sumur bor beserta penampungannya di tiga wilayah terdampak (Kelurahan Tanjung Permai, Kelurahan Teluk Lobam dan Desa Teluk Sasah) akibat berhentinya pengoperasian SPAM IKK SKL.

 

“Sudah kami laporkan ke pak Bupati, beliau langsung menyetujui. Pertama sesegera mungkin akan dibangun sumur bor, target kita minimal dua pekan ke depan sudah bisa beroperasi. Sambil menunggu itu, supply air bersih dari OPD dan bantuan dari BIIE tetap menyasar ke pemukiman warga” jelasnya.

Sumur bor tersebut nantinya menjadi sumber air bersih yang bisa dimanfaatkan seluruh masyarakat secara gratis selama 24 jam penuh. Titik sementara di Halaman Kantor Lurah dan Kantor Desa masing-masing lokasi dimaksud.

 

Ronny menambahkan, tidak menutup kemungkinan akan ditambah titik lainnya jika memungkinkan.

 

“Sementara tiga titik itu karena itu lahan milik Pemkab, nanti tim segera ke lokasi untuk survei dan kajian. Jika ada masyarakat yang lokasinya lumayan jauh ke titik itu, kita lihat lagi apakah ada lokasi lain yang memungkinkan untuk dibangun sumur bor. Baik secara lahan dan sebagainya, karena ini akan dimanfaatkan masyarakat secara terbuka” tambah Ronny.

 

Untuk langkah jangka menengah dan jangka panjangnya, Pemkab Bintan akan melakukan kajian serta perhitungan terkait sumber air baku dari waduk-waduk yang bisa dimanfaatkan.

 

Seperti waduk di Kampung Limau (Desa Busung), volume air serta kandungan pH airnya secara teknis telah memenuhi standar

Baca Lainnya

STV di Tambelan, Disdukcapil Bintan Terbitkan 589 Dokumen Kependudukan

10 Juni 2026 - 17:27 WIB

Lewat Si-Pintar, SPMB Online TP 2026-2027 Bintan Siap Dimulai

10 Juni 2026 - 17:20 WIB

KPPG Pekanbaru Berkunjung ke Bintan, Lakukan Audiensi dan Koordinasi Program MBG

22 Mei 2026 - 18:09 WIB

Konferensi Pers Tour de Bintan 2026 di Jakarta, Sekda Ronny: Ini Event Internasional Sekaligus Promosi Pariwisata Bintan

22 Mei 2026 - 18:04 WIB

Antusiasme Tinggi, Calon Pendaftar Beasiswa Bintan Diminta Teliti Baca Ketentuan

18 Mei 2026 - 19:42 WIB

Trending di Bintan