Amsakar Paparkan Inovasi Unggulan Batam pada Penilaian IGA 2026, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Amsakar: Penyandang Disabilitas Harus Punya Kesempatan Setara untuk Berkarya Amsakar dan Zulkifli Hasan Dorong Pers Profesional, Berintegritas, dan Kontributif bagi Pembangunan Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan Groundbreaking SWRO Kabil: Investasi Rp 600 Miliar, Perkuat Pasokan Air Data Centre Kecewa Atas Penanganan Sejumlah Kasus, Irfan Nazori Gantung Kutang dan Celana Dalam Di Depan Polres Musi Banyuasin

Tanjungpinang

DPPP Tanjungpinang Perketat Pengawasan Hewan Kurban Jelang Idul Adha

badge-check


					DPPP Tanjungpinang Perketat Pengawasan Hewan Kurban Jelang Idul Adha Perbesar

Lantaknews.com. Kota Tanjungpinang – Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DPPP) Kota Tanjungpinang mulai memperketat pengawasan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi.

 

Pengawasan dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan sebelum dan sesudah penyembelihan guna memastikan hewan yang dikurbankan aman dan layak dikonsumsi masyarakat.

 

Kepala DPPP Kota Tanjungpinang, Robert Lukman, mengatakan pemeriksaan ante mortem atau sebelum penyembelihan telah dilakukan sejak dua pekan terakhir di sejumlah lokasi penjualan dan penampungan hewan kurban.

“Hingga 24 Mei 2026, hampir 1.200 ekor sapi dan kambing telah diperiksa dan dinyatakan sehat serta layak,” ujarnya, Senin (25/5).

 

Menurut Robert, hewan kurban yang telah lulus pemeriksaan diberikan label “SL” atau sehat dan layak sebagai jaminan keamanan bagi masyarakat yang akan membeli hewan kurban.

 

Selain pemeriksaan kesehatan hewan, DPPP juga melakukan sosialisasi kepada pengurus masjid dan panitia kurban terkait tata cara memilih hewan kurban yang sehat dan sesuai syariat.

“Itu menjadi jaminan bahwa hewan tersebut dalam kondisi baik untuk pelaksanaan kurban,” katanya.

 

Tak hanya sebelum penyembelihan, DPPP juga akan melakukan pemeriksaan post mortem pada hari pelaksanaan kurban. Pemeriksaan dilakukan tenaga medis veteriner untuk memastikan kondisi daging dan organ hewan aman dikonsumsi masyarakat.

“Setelah hewan disembelih, tenaga medis veteriner akan memeriksa apakah terdapat penyakit, kandungan cacing, atau kondisi lainnya,” jelas Robert.

 

Pemeriksaan post mortem difokuskan di 27 masjid dengan jumlah hewan kurban terbanyak, terutama di wilayah Kecamatan Tanjungpinang Timur.

“Salah satu titiknya di Masjid Al-Taubah Jalan Jenderal Sudirman yang nantinya menerima bantuan hewan kurban Presiden,” ungkapnya.

 

Robert menambahkan, ketersediaan hewan kurban di Kota Tanjungpinang tahun ini dipastikan mencukupi kebutuhan masyarakat. Saat ini stok sapi telah mencapai lebih dari 1.000 ekor, sementara kambing tersedia sekitar 1.386 ekor.

“Kalau untuk sapi, kebutuhan sekitar 950 ekor dan untuk kambing sekitar 1.386 ekor, jadi stoknya mencukupi,” tutupnya. (Red)

Baca Lainnya

Tuan Rumah Tanjungpinang Raih Emas, Perak dan Perunggu pada Cabor Panjat Tebing Porprov VI Kepri

4 November 2026 - 22:17 WIB

Dirjen Otda Siap Fasilitasi Usulan Pembangunan Embung ke Kementerian PU

4 November 2026 - 22:13 WIB

Dandim 0315/Tanjungpinang Silaturahmi, Wali Kota Lis Harapkan Sinergi Terus Terjalin

4 November 2026 - 22:01 WIB

Wali Kota Lis: Kemitraan REI dan Pemda Buka Peluang Investasi di Tanjungpinang

4 November 2026 - 21:58 WIB

Pemko Siapkan Senggarang dan Kampung Bugis Jadi Pusat Ekonomi Baru Mulai 2027

4 November 2026 - 21:53 WIB

Trending di Tanjungpinang