Wamendagri Bima Arya: Karakter dan Kecerdasan Intelektual Harus Berjalan Beriringan Bupati Sumedang Buka Musdis XI AMS, Tekankan Lima Strategi Penguatan Organisasi Bersama Polresta Barelang dan PSSI, Amsakar Berbagi 1.000 Paket Beras Kapal Virgo Transport 8 Terbalik di Laut Jawa, Data Sementara 107 Orang Dievakuasi dan 6 Meninggal Dorong Generasi Antikorupsi, Penyuluh Antikorupsi Ajak Mahasiswa Hukum Perkuat Integritas Masjid Raya Bintaro Jaya Jadi Lokasi Bimtek Manajemen Masjid Modern bagi 24 Masjid Tangsel

Tanjungpinang

Identifikasi Potensi Ekonomi, Wawako Raja Ariza Sampaikan Upaya Peningkatan Keuangan Daerah

badge-check


					Identifikasi Potensi Ekonomi, Wawako Raja Ariza Sampaikan Upaya Peningkatan Keuangan Daerah Perbesar

Lantaknews.com. Kota Tanjungpinang – Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza ikuti rapat Rembuk dan Bincang-bincang Otonomi Daerah Antar Kepala Daerah dan Kemendagri RI (REBOAN) bersama Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri RI, secara daring dari Ruang Rapat Engku Putri Raja Hamidah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Rabu (20/5/2026).

Wawako Raja Ariza menegaskan bahwa salah satu solusi dalam penyelesaian tunda bayar adalah dengan mengupayakan tambahan transfer dari pemerintah pusat. Ia juga mengungkapkan bahwa keterbatasan anggaran menjadi tantangan utama dalam merealisasikan visi dan misi kepala daerah dan wakil kepala daerah secara maksimal.

“Visi dan misi yang telah ditetapkan tidak dapat berjalan optimal apabila tidak didukung dengan ketersediaan anggaran yang memadai. Oleh karena itu, kami berharap adanya dukungan tambahan dari pemerintah pusat, termasuk dalam hal pengambilalihan pembiayaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja,” jelasnya.

Selain itu, sektor retribusi parkir memiliki potensi besar untuk terus ditingkatkan melalui pengelolaan yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel.

“Retribusi parkir merupakan salah satu sumber PAD yang stabil. Oleh karena itu, perlu dilakukan pembenahan menyeluruh agar kontribusinya terhadap pendapatan daerah semakin optimal,” ujarnya.

Raja Ariza memaparkan pentingnya mengukur sejauh mana kemampuan daerah dalam menjawab isu-isu strategis, khususnya terkait perkembangan perekonomian di Kota Tanjungpinang. Ia menegaskan bahwa penguatan fiskal daerah harus berjalan seiring dengan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Pemerintah daerah harus mampu mengidentifikasi potensi ekonomi yang ada serta memastikan kebijakan yang diambil dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Raja Ariza.

Direktorat Jenderal Otonomi Daerah dalam kesempatan itu juga mengimbau agar Pemerintah Kota Tanjungpinang dapat melakukan berbagai terobosan, khususnya dalam efisiensi belanja pegawai. Selain itu, potensi PAD yang selama ini belum tergarap secara maksimal diharapkan dapat kembali digali dan dikawal secara serius.

“Pentingnya pengamanan dan pengawasan terhadap sumber-sumber pendapatan daerah. Optimalisasi PAD tidak hanya soal menggali potensi, tetapi juga memastikan pengamanan dan pengawasan berjalan efektif,” tambahnya.

Sementara itu, Dirjen Keuangan Daerah menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Tanjungpinang dapat menganggarkan dana untuk pembayaran tunda bayar melalui APBD pada tahun berikutnya.

“Pemerintah daerah wajib untuk menyelesaikan seluruh kewajiban melakukan pembayaran yang masih tertunda, dan ini merupakan sebagai langkah penyelesaian kewajiban keuangan daerah secara bertahap,” jelas Dirjen Keuangan.

 

Sumber: MC TPI
Redaksi: QMY
Editor : Amka

 

 

Baca Lainnya

Goro ASN Pemko Tanjungpinang Mulai Ditiru Warga, Kini Jadi Kebiasaan

13 September 2026 - 01:15 WIB

Sekda Zulhidayat apresiasi Kodaeral IV mempercantik Pulau Penyengat.

13 September 2026 - 01:13 WIB

KB Gratis di 8 Puskesmas Tanjungpinang hingga 22 September, Ada IUD dan Implan

13 September 2026 - 01:08 WIB

Mulai 7 September 2026, Bank Pekreditan Rakyat Bestari Bertransformasi Menjadi PT. BPR Bestari (Perseroda)

11 September 2026 - 17:46 WIB

Kualitas Udara Tanjungpinang Masih Kategori Sedang, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

11 September 2026 - 07:45 WIB

Trending di Tanjungpinang