Ketum Generasi Merdeka,Pergantian Menkeu Jadi Momentum Perkuat Pengelolaan Keuangan Negara hingga Desa Polresta Barelang Ungkap Dua Perkara dalam Kericuhan Setokok, Kapolresta Ajak Masyarakat Jaga Batam Tetap Kondusif Amsakar Buka Peluang UMKM Batam Tembus Pasar Lebih Luas Wako Lis sepakat untuk mengambil bagian dalam mendukung pencapaian target penurunan emisi nasional. Hujan Minim, Kabut Asap dari Kalimantan Masih Berpotensi Masuk Kepri Rapat Kerja Komisi II DPR RI, Wawako Ariza Dorong Optimalisasi Aset Daerah untuk Perkuat PAD

Batam

AMSAKAR ACHMAD SANG ORATOR

badge-check


					AMSAKAR ACHMAD SANG ORATOR Perbesar

Gaya Bicara yang Sering Jadi Obrolan

Lantaknews.com. Batam-AMSAKAR ACHMAD SANG ORATOR mungkin jadi sebutan yang pas buat menggambarkan cara bicara Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Soalnya, kalau sudah menjelaskan sesuatu, ia jarang setengah-setengah. Penjelasannya lengkap. Kadang panjang. Kadang detail. Dan kadang bikin orang harus menyimak sampai akhir.

Di warung kopi, media sosial, sampai obrolan santai warga, gaya komunikasinya sesekali ikut dibahas. Ada yang bilang terlalu formal. Ada yang merasa penjelasannya kepanjangan. Ada juga yang bercanda, “Kalau Pak Amsakar bicara, siap-siap dengar versi lengkapnya.”

Komentar seperti itu sebenarnya wajar. Apalagi sekarang zamannya serba cepat. Orang terbiasa dengan video singkat. Informasi dipadatkan dalam hitungan detik. Semua ingin cepat. Semua ingin instan.

 

Bukan Karena Suka Bertele-tele

Kalau diperhatikan, gaya bicara Amsakar bukan muncul karena ingin terdengar rumit atau berputar-putar. Ada kebiasaan yang memang terlihat kuat. Ia cenderung hati-hati. Ia suka menjelaskan sampai akar persoalan.

Mungkin bagi sebagian orang itu terasa panjang. Tapi bagi yang mengikuti sampai selesai, biasanya ada satu hal yang terasa: ia ingin orang paham konteksnya.

Ia tidak sekadar menyampaikan hasil akhir. Ia juga menjelaskan prosesnya. Persoalannya di mana. Tantangannya apa. Dan pemerintah sedang mengerjakan apa.

Karena buat sebagian pemimpin, yang penting pesannya sampai. Tapi buat sebagian yang lain, yang penting masyarakat paham sampai tuntas.

 

Batam Bukan Kota yang Jalan Ceritanya Simpel

Kalau cuma mengurus satu dua persoalan, mungkin semuanya bisa dijelaskan dalam beberapa kalimat.

Tapi Batam bukan kota kecil dengan urusan sederhana.

Ada investasi yang terus bergerak. pembangunan infrastruktur. persoalan tenaga kerja. Ada pertumbuhan penduduk. Ada layanan publik. Belum lagi urusan kawasan strategis, pelabuhan, industri, dan dinamika ekonomi.

Kadang satu keputusan pemerintah efeknya bisa ke mana-mana.

Makanya, mungkin di situlah letak gaya komunikasi Amsakar terbentuk. Ia memilih menjelaskan lebih banyak supaya orang tidak cuma dengar judul besarnya saja.

Karena kalau salah dipahami, urusannya bisa panjang.

 

Dekat Itu Tidak Selalu Harus Banyak Gaya

Menariknya, banyak warga justru mengenal Amsakar bukan dari pidato resmi.

Ada yang bertemu saat kegiatan sosial. Pernah ngobrol di acara kampung. Dan beberapa kali melihatnya turun langsung menemui masyarakat.

Karena kedekatan kadang tidak selalu muncul di atas panggung.

Kadang justru terasa saat pemimpin datang, duduk, mendengar cerita warga, lalu ngobrol biasa tanpa suasana yang terlalu resmi.

Hal-hal seperti itu yang sering luput dari potongan video pendek di media sosial.

 

Kritik Tetap Perlu, Tapi Kerja Juga Perlu Dilihat

Tentu kritik tetap penting. Masukan dari masyarakat juga perlu. Kalau ada yang berharap komunikasinya lebih singkat, lebih hangat, atau lebih santai, itu hal yang lumrah.

Namanya juga pemimpin. Selalu ada ruang untuk memperbaiki diri.

Tapi di tengah ramai komentar soal gaya bicara, ada satu hal yang juga perlu dilihat: hasil kerjanya.

Sebab pada akhirnya, masyarakat bukan cuma mencari pemimpin yang jago ngomong.

Masyarakat juga ingin pemimpin yang mau turun tangan, paham masalah, dan tidak hilang saat mereka membutuhkan.

Karena bicara itu penting. Tapi kerja nyata tetap yang paling dicari. (bosanto)

Baca Lainnya

Polresta Barelang Ungkap Dua Perkara dalam Kericuhan Setokok, Kapolresta Ajak Masyarakat Jaga Batam Tetap Kondusif

15 September 2026 - 16:05 WIB

Amsakar Buka Peluang UMKM Batam Tembus Pasar Lebih Luas

15 September 2026 - 15:11 WIB

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

15 September 2026 - 11:20 WIB

Amsakar Dorong Percepatan Pembangunan Batam, Air Bersih hingga Infrastruktur Jadi Prioritas

15 September 2026 - 09:44 WIB

Seminar DWP Batam, Dorong Perempuan Perkuat Keluarga dan Dukung Program Pemerintah

15 September 2026 - 09:35 WIB

Trending di Batam