Menu

Mode Gelap
Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial  BP Batam Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca, Antisipasi Dampak “El Nino” Demi Jaga Ketahanan Air Baku Panglima Sulung Lukman Hakim bersama Laskar Melayu Bersatu Perkuat Silaturahmi di Tanjung Riau: “Kami Hadir untuk Menyatukan Bangsa Melayu” Wawako Raja Ariza Resmi Tutup 5th Home Tournament X Abhimata Cup 2026 Polsek Belakang Padang Gelar Patroli Cipkon, Pastikan Wilayah Tetap Aman Dan Kondusif Ratusan pelukis ikuti Event Gerakan Nasional Indonesia Raya Menggambar 2026

Nasional

Ingatkan Kedaulatan Nasional, MUI Minta Pemerintah Tolak ‘Blanket Overflight Clearance’ Pesawat Militer AS  

badge-check


					Ingatkan Kedaulatan Nasional, MUI Minta Pemerintah Tolak ‘Blanket Overflight Clearance’ Pesawat Militer AS    Perbesar

Lantaknews.com-Jakarta-Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim menegaskan Indonesia perlu menolak permintaan Amerika Serikat untuk memberikan izin terbang menyeluruh atau blanket overflight clearance untuk pesawat militernya.

Menurutnya, pemberian akses bebas kepada pihak asing untuk menggunakan ruang udara Indonesia berpotensi mengganggu kedaulatan nasional, sekaligus menimbulkan implikasi terhadap sikap Indonesia dalam isu Palestina.

“Sekarang isu kemarin itu ya, soal kerja sama terkait wilayah udara Amerika dan Indonesia itu blanket overflight ini kan mengganggu kedaulatan kita,” kata Sudarnoto di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (19/4/2026).

Sudarnoto juga mengingatkan posisi Indonesia selama ini dikenal sebagai negara yang konsisten membela Palestina. Ia menilai sensitivitas pemerintah terhadap isu tersebut tidak boleh berkurang, terlebih AS merupakan salah satu sekutu dari Israel.

“Jadi jangan sampai kemudian kita yang dalam sejarah dikenal sebagai negara pembela Palestina, tetapi karena ketidakpekaan pemerintah, sensitivitas itu kurang, itu menjadi bermasalah. Karena itu kekuatan civil society seperti yang kita lakukan itu menjadi sangat penting,” katanya.

Lebih lanjut, ia menilai masih banyak pekerjaan rumah yang harus dihadapi pemerintah dalam merespons dinamika global, termasuk isu kedaulatan dan solidaritas kemanusiaan di Gaza, Palestina.

“Jadi banyak PR sebetulnya dari apa yang harus dihadapi pemerintah, tapi saya berkeyakinan pemerintah enggak bisa melakukan sendiri,” tuturnya.

Ia pun menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan kekuatan publik dalam menyikapi persoalan tersebut.

“Harus bergandengan tangan dengan kekuatan-kekuatan publik, itu besar sekali kekuatannya. Mudah-mudahan sih ya, mudah-mudahan kepekaan dan awareness dari pemerintah juga semakin tinggi,” tutur dia.

Sudarnoto sendiri menjadi salah satu perwakilan delegasi Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2026. Sudarnoto akan hadir dalam diplomasi lewat jalur politik juga dilakukan melalui Konferensi Global Sumud Parlemen.

Tak sendirian, ia juga ditemani General Manager Dompet Dhuafa Arif Rahmadi Haryono serta akademisi sekaligus pakar hukum tata negara Feri Amsari.

Bagi Sudarnoto, kehadiran delegasi Indonesia yang tergabung dalam Global Peace Convoy Indonesia bukan hanya membawa nama organisasi, tetapi juga aspirasi masyarakat Indonesia yang menginginkan dunia lebih damai dan berkeadilan.

“Ini adalah bagian dari ikhtiar kolektif untuk memastikan bahwa suara kemanusiaan tetap hadir dan diperjuangkan di tingkat global. Di sana kami juga mendorong dan mengedepankan misi untuk membuka gerbang bantuan kemanusiaan dapat masuk ke wilayah-wilayah konflik,” ujar Sudarnoto, yang juga salah satu perwakilan delegasi GPCI dari MUI.

 

Perwarta : IMJ
Sumber : PP MUI
Redaksi : AKM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sebut Kerja Birokrasi Seperti ‘Hibernasi’, DPP GHARIS Bongkar Dugaan Praktik Kotor di BKPSDM Tangsel

13 Mei 2026 - 16:31 WIB

PRIMA DMI Gelar Diskusi Publik Bongkar Krisis Demokrasi RI, Oligarki Makin Ganas Swasembada Dipertanyakan!

3 Mei 2026 - 23:10 WIB

Hari Bangkit ke-79: PB PII Gaungkan Spirit Pelajar untuk Indonesia Maju

3 Mei 2026 - 21:02 WIB

May Day di Monas, Presiden Prabowo Lempar Baju ke Kerumunan Buruh

1 Mei 2026 - 12:49 WIB

Pimpinan Ormas Islam dan Kristen Serukan Stop Polemik Penistaan Agama

29 April 2026 - 05:28 WIB

Trending di Nasional