Ketua Bidang Kajian Aksi Strategis DPP GEMURA: Jangan Biarkan Isu Dasco Gantikan Wapres Mengaburkan Penuntasan Dugaan Penyadapan Ilegal Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Persoalan Biasa, Negara Harus Waspadai Potensi Rogue Faction Beasiswa Pemko Batam Antar 29 Mahasiswa Menempuh Pendidikan di ITB, Dapat Apresiasi Amsakar Paparkan Inovasi Unggulan Batam pada Penilaian IGA 2026, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Amsakar: Penyandang Disabilitas Harus Punya Kesempatan Setara untuk Berkarya Amsakar dan Zulkifli Hasan Dorong Pers Profesional, Berintegritas, dan Kontributif bagi Pembangunan

Kepulauan Riau

Wagub Nyanyang Buka Munas APVA ke-8, Dorong Peran Valuta Asing Dukung Stabilitas dan Ekonomi Kepri

badge-check


					Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura membuka Musyawarah Nasional Afiliasi Pedagang Valuta Asing (APVA) Indonesia ke-8 Tahun 2026 yang digelar di Hotel Sahid Vanilla Nagoya, Kota Batam, Jumat (1/5/2026). (Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura membuka Musyawarah Nasional Afiliasi Pedagang Valuta Asing (APVA) Indonesia ke-8 Tahun 2026 yang digelar di Hotel Sahid Vanilla Nagoya, Kota Batam, Jumat (1/5/2026). Perbesar

Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura membuka Musyawarah Nasional Afiliasi Pedagang Valuta Asing (APVA) Indonesia ke-8 Tahun 2026 yang digelar di Hotel Sahid Vanilla Nagoya, Kota Batam, Jumat (1/5/2026). (Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura membuka Musyawarah Nasional Afiliasi Pedagang Valuta Asing (APVA) Indonesia ke-8 Tahun 2026 yang digelar di Hotel Sahid Vanilla Nagoya, Kota Batam, Jumat (1/5/2026).

Lantaknews.com. Kepri-Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura membuka Musyawarah Nasional Afiliasi Pedagang Valuta Asing (APVA) Indonesia ke-8 Tahun 2026 yang digelar di Hotel Sahid Vanilla Nagoya, Kota Batam, Jumat (1/5/2026).

Munas APVA ke-8 yang mengusung tema “Memperkuat Sinergi Industri KUPVA untuk Stabilitas Sistem Keuangan Nasional” ini turut dihadiri Ketua BKOW Kepri Nenny Dwiyana Nyanyang, perwakilan Bank Indonesia, perbankan, serta para ketua dan pengurus DPD APVA dari seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Wagub Nyanyang menegaskan bahwa peran APVA sangat vital dalam mendukung stabilitas sistem keuangan, khususnya di daerah perbatasan seperti Kepulauan Riau yang memiliki aktivitas ekonomi internasional yang tinggi.

Menurutnya, APVA tidak hanya menjadi wadah komunikasi dan koordinasi antar pelaku usaha, tetapi juga berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga tata kelola usaha yang sehat, meningkatkan profesionalisme, serta memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

“Kami memandang APVA memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas sistem keuangan, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di wilayah perbatasan seperti Kepri,” ujar Nyanyang.

Lebih lanjut, Nyanyang mengingatkan bahwa tantangan ke depan semakin kompleks, mulai dari perkembangan teknologi digital, fluktuasi nilai tukar global, peningkatan pengawasan transaksi keuangan, hingga tuntutan transparansi dan akuntabilitas.

“Kondisi ini menuntut seluruh pelaku usaha untuk terus beradaptasi dan berinovasi agar mampu bersaing sekaligus tetap patuh terhadap ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Melalui pelaksanaan Munas ini, Nyanyang berharap dapat dirumuskan langkah-langkah strategis untuk memperkuat industri KUPVA, di antaranya penguatan sistem pengawasan dan kepatuhan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi digital dalam layanan usaha, serta penguatan sinergi dengan pemerintah dan lembaga terkait.

“Melalui Munas ini, kami berharap lahir rumusan strategis yang mampu memperkuat industri KUPVA, baik dari sisi pengawasan, peningkatan kompetensi, hingga pemanfaatan teknologi digital,” tambahnya.

Nyanyang juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam mendukung iklim usaha yang kondusif, termasuk memberikan kemudahan investasi serta memperkuat koordinasi lintas sektor guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut, Wagub Nyanyang turut mengucapkan selamat kepada seluruh peserta Munas APVA ke-8, yang juga menjadi momentum pemilihan kepengurusan baru APVA Indonesia masa bakti 2026–2030.

“Semoga kepengurusan yang baru nantinya semakin aktif dan berkontribusi dalam mendukung pembangunan perekonomian nasional maupun daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum APVA Indonesia Amat Tantoso menekankan pentingnya peran organisasi dalam menjaga ekosistem keuangan nasional, khususnya dalam mendukung pencegahan tindak pidana pencucian uang serta menjaga kedaulatan rupiah sebagai mata uang resmi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kegiatan Munas APVA ke-8 ini diharapkan menjadi momentum penguatan organisasi sekaligus peningkatan kontribusi industri valuta asing dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.

 

Perwarta : IMJ
Sumber : MC BP Batam
Redaksi : AKM

Baca Lainnya

Sekdaprov Misni Hadiri MUSDA IV LVRI dan MUSDA PD PIVERI Kepri

4 November 2026 - 20:07 WIB

Lintas Sektor di Kepri Gelar Rapat Persiapan Hadapi Puncak Musim Hujan dan Dampak Perubahan Iklim

4 November 2026 - 20:01 WIB

Ansar Ahmad Hadiri Pelantikan DPD Pengajian Al-Hidayah Kepri, Dewi Ansar Pimpin Periode 2025-2030

2 November 2026 - 11:11 WIB

Porprov VI Kepri 2026 Dimulai, Ajang Lahirnya Atlet Berprestasi di Tingkat Nasional

2 November 2026 - 11:03 WIB

Wagub Nyanyang Harapkan IKAL Lemhannas Jadi Mitra Strategis Perkuat Ketahanan Kepri

31 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Trending di Kepulauan Riau