Wamendagri Bima Arya: Karakter dan Kecerdasan Intelektual Harus Berjalan Beriringan Bupati Sumedang Buka Musdis XI AMS, Tekankan Lima Strategi Penguatan Organisasi Bersama Polresta Barelang dan PSSI, Amsakar Berbagi 1.000 Paket Beras Kapal Virgo Transport 8 Terbalik di Laut Jawa, Data Sementara 107 Orang Dievakuasi dan 6 Meninggal Dorong Generasi Antikorupsi, Penyuluh Antikorupsi Ajak Mahasiswa Hukum Perkuat Integritas Masjid Raya Bintaro Jaya Jadi Lokasi Bimtek Manajemen Masjid Modern bagi 24 Masjid Tangsel

Tanjungpinang

Syukuran Bonataon Pomparan Raja Tampubulon, Wali Kota Lis: Perkuat Persatuan dan Identitas Budaya

badge-check


					Syukuran Bonataon Pomparan Raja Tampubulon, Wali Kota Lis: Perkuat Persatuan dan Identitas Budaya Perbesar

LantakNews.Com. Kota Tanjungpinang-Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah, menghadiri kegiatan Syukuran Bonataon Punguan Raja Tampubulon Boru Dohut Bere/Ibebere Kota Tanjungpinang, Kijang, dan sekitarnya, yang berlangsung di Gedung Serbaguna HKBP Nomensen, Sabtu (11/4/2026).

Punguan Raja Tampubulon Boru Dohut Bere/Ibabere hadir sebagai wadah kebersamaan bagi keluarga besar keturunan Raja Tampubolon yang mencakup boru, bere, hingga ibabere. Punguan ini berperan penting dalam menjaga kesinambungan nilai-nilai adat dan budaya Batak, sekaligus menjadi ruang untuk mempererat hubungan kekeluargaan dan membangun solidaritas di tengah kehidupan masyarakat yang semakin dinamis.

Ketua Punguan Raja Tampubulon, M. Tampubolon, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran Wali Kota Tanjungpinang dalam kegiatan tersebut.

“Pelaksanaan syukuran Bonataon bukan sekadar seremoni tahunan, tapi ini merupakan momentum penting untuk mempererat hubungan kekeluargaan, memperkuat solidaritas, serta menumbuhkan semangat persatuan di antara seluruh boru, bere, dan keturunan Raja Tampubolon,” ujar M. Tampubolon.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang sarat nilai budaya dan kekeluargaan ini. Lis menilai tradisi Bonataon tidak hanya menjadi momentum syukuran, tetapi juga sebagai wadah memperkuat persatuan, menjaga nilai-nilai adat, serta memperkokoh identitas budaya di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita diingatkan pentingnya menjaga kebersamaan, saling mendukung, serta mempererat hubungan kekeluargaan. Kegiatan seperti ini menjadi contoh nyata bagaimana keberagaman dapat dirawat dengan baik. Ini juga menjadi kekuatan sosial yang sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah tentunya,” ujar Lis.

Lis juga berharap agar seluruh elemen masyarakat, termasuk paguyuban dan punguan, dapat terus bersinergi dengan pemerintah dalam menciptakan suasana yang harmonis, rukun, dan kondusif di Kota Tanjungpinang.

Kegiatan Syukuran Bonataon ini diisi dengan berbagai rangkaian acara adat, doa bersama, serta ramah tamah antar anggota punguan, yang semakin mempererat ikatan persaudaraan di antara seluruh peserta yang hadir.

Pemerintah Kota Tanjungpinang berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan kemasyarakatan yang memperkuat persatuan, toleransi, dan keharmonisan sosial, termasuk kegiatan adat dan budaya yang menjadi bagian dari kekayaan daerah. (Ls/Dinas Kominfo)

Baca Lainnya

Goro ASN Pemko Tanjungpinang Mulai Ditiru Warga, Kini Jadi Kebiasaan

13 September 2026 - 01:15 WIB

Sekda Zulhidayat apresiasi Kodaeral IV mempercantik Pulau Penyengat.

13 September 2026 - 01:13 WIB

KB Gratis di 8 Puskesmas Tanjungpinang hingga 22 September, Ada IUD dan Implan

13 September 2026 - 01:08 WIB

Mulai 7 September 2026, Bank Pekreditan Rakyat Bestari Bertransformasi Menjadi PT. BPR Bestari (Perseroda)

11 September 2026 - 17:46 WIB

Kualitas Udara Tanjungpinang Masih Kategori Sedang, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

11 September 2026 - 07:45 WIB

Trending di Tanjungpinang